Pendaftaran SIMAK UI 2020, Peserta Seleksi Laksanakan Ujian Online

Foto : Pexels

Informasi kekinian, Universitas Indonesia (UI) resmi membuka Pendaftaran Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) 2020. Di masa pandemi Covid-19 ini ujian SIMAK UI akan dilakukan secara online.

Jadwal pendaftaran SIMAK UI tahun 2020 dibuka pada 19 Juni hingga 19 Juli 2020 untuk semua program pendidikan. Sedangkan pendaftaran untuk jenjang S1 kelas internasional dibuka sejak 12 Juni hingga 12 Juli 2020.

"Sebanyak 2.744 kursi akan diperuntukkan bagi mahasiswa S1 reguler, 674 kursi untuk S1 paralel, 392 kursi untuk S1 kelas internasional, 410 untuk mahasiswa D3, dan 216 kursi untuk kelas ekstensi." ungkap Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Profesor Rosari Saleh.

Dalam keterangan tertulisnya, Rosari menyatakan bahwa daya tampung yang tersedia pada SIMAK UI gelombang II tahun 2020 sebanyak 2.744 untuk S1 reguler, 674 untuk S1 paralel, 392 untuk kelas internasional, 410 untuk vokasi (D3), dan 216 untuk S1 ekstensi/paralel lulusan D3. Proses pendaftaran dan segala ketentuan dapat diakses melalui laman penerimaan.ui.ac.id.

Ujian akan dilakukan secara online, jadi peserta seleksi dapat mengikuti ujian dari lokasi masing-masing dengan sistem computer based test (CBT). Ujian online akan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), di mana setiap peserta dapat mengikuti tes dengan bantuan perangkat, seperti HP, Tab, Laptop, Komputer untuk mengakses laman tes SIMAK UI tersebut.

Para peserta ujian SIMAK UI akan diawasi dengan sistem aplikasi yang ada pada gadget masing-masing untuk mengantisipasi potensi kecurangan. Sistem pengelolaan potensi kecurangan yang masih dalam tahap uji coba tersebut dapat menentukan spesifikasi minimum (minimum requirement) gawai yang dapat digunakan oleh peserta untuk mengerjakan soal ujian.

"Setelah uji coba rampung, kami akan langsung menginformasikan spesifikasi di dalam gawai apakah yang diharapkan untuk disiapkan oleh masyarakat." ujar Rosari.

Ujian SIMAK UI juga akan dibuka untuk peserta yang berada di luar negeri dengan penyesuaian waktu. Dimana panitia SIMAK UI akan melakukan pendataan dan komunikasi lebih lanjut kepada peserta

Upaya untuk mengantisipasi potensi kecurangan dalam ujian online SIMAK UI, peserta ujian akan diawasi dengan sistem aplikasi pada gawai milik para peserta selama ujian berlangsung.

“Sistem pengelolaan potensi kecurangan yang dikembangkan, terus kami uji coba sehingga dapat menentukan spesifikasi minimum gawai yang dapat digunakan oleh peserta untuk mengerjakan soal ujian. Setelah uji coba rampung, kami akan langsung menginformasikan spesifikasi di dalam gawai apakah yang diharapkan untuk disiapkan oleh masyarakat,” ujar Rosari Saleh.

Bagi calon mahasiswa yang ada di luar negeri, panitia SIMAK UI akan melakukan pendataan sebelum hari pelaksanaan ujian.

"Ujian SIMAK UI ini juga akan dibuka untuk peserta yang berada di luar negeri, dengan penyesuaian waktu. Pihak panitia SIMAK UI akan melakukan pendataan dan komunikasi lebih lanjut kepada peserta yang memiliki perbedaan waktu kurang-lebih dari 3 jam, sehingga dapat disediakan slot waktu bagi mereka," pungkasnya.

Dilansir dari simak.ui.ac.id, penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia jenjang D3 dan S1 terdiri dari beberapa jalur masuk. Setiap jalur masuk merupakan kegiatan seleksi yang akan menyaring peserta terbaik untuk menjadi mahasiswa UI. Jalur masuk jenjang D3 dan S1 tahun 2020, yakni:

A. Jalur Prestasi Akademik

Jalur ini dikenal dengan jalur undangan, mengingat awal mulanya penerimaan ini berdasarkan undangan yang dikirim ke sekolah-sekolah. Dengan tingginya antusias sekolah dan siswa mengikuti penerimaan berbasis seleksi nilai rapor ini, jalur undangan mengalami perkembangan. Pada S1 Reguler, Kemdikbud melalui Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) membuka kesempatan untuk seluruh sekolah kurikulum nasional mengikuti jalur ini dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam kegiatan bernama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Penggunaan undangan ditiadakan, karena sekolah yang memiliki NPSN dan memenuhi syarat SNMPTN dapat mengisi data tanpa perlu mendapat undangan.

Program pendidikan di UI yang menampung lulusan SMA/Sederajat tidak hanya S1 Reguler, ada pula Program Vokasi, S1 Paralel dan S1 Kelas Internasional. Program pendidikan tersebut juga membuka penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi rapor untuk siswa kelas 12 SMA/Sederajat. Seleksi rapor untuk Program Vokasi dan S1 Paralel disebut program Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar, sedangkan seleksi rapor untuk S1 Kelas Internasional adalah Talent Scouting. Skema undangan masih digunakan, yakni mengirim surat pemberitahuan kegiatan pendaftaran ke sekolah-sekolah peserta PPKB dan Talent Scouting.

B. Jalur Ujian Tulis

Bagi siswa yang tidak memenuhi syarat untuk mendaftar jalur prestasi akademik, misalnya tidak masuk pemeringkatan prestasi akademik atau telah lulus tahun sebelumnya, dapat mendaftar di jalur ujian tulis. Pembatasan tahun lulus SMA/Sederajat hanya berlaku untuk S1 Reguler (maksimal 3 tahun) dan S1 Kelas Internasional (5 tahun). Sedangkan untuk Program Vokasi dan S1 paralel menerima alumi SMA/Sederajat tanpa batasan tahun lulus SMA/Sederajat.

S1 Reguler tahun 2020 membuka penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi mandiri SIMAK UI. Seleksi mandiri yang dimaksud disini bukanlah jalur mandiri yang penerimaannya lebih mahal. Biaya pendidikan S1 Reguler melalui SIMAK UI = biaya pendidikan S1 Reguler melalui SBMPTN = biaya pendidikan S1 Reguler melalui SNMPTN.