Tidak Hanya di Indonesia, Ngabuburit Juga Ada di Negara Lain

Foto: Ahmad Ardity - Pixabay

Ada yang kangen ngabuburit? Kemudian lanjut dengan berbuka puasa bersama di luar rumah dengan kerabat atau sahabat?

Sayangnya, Ramadhan 1441 H tahun ini kita jalani dengan tetap di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tapi kita masih bisa melakukan berbagai kegiatan seru yang menghibur dan menyenangkan di rumah. Misalnya ikut kelas online, belajar berbagai hal dari tayangan video YouTube, membaca buku kesukaan dan lain sebagainya.

Ngabuburit adalah aktivitas menunggu waktu sore. Kegiatan ini dilakukan masyarakat sambil menunggu sore atau adzan Maghrib. Ngabuburit sendiri adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda dengan kata "burit" berarti waktu sore menjelang malam dan kata "nga" berarti menunggu.

Bukan hanya Indonesia, negara Islam dunia lainnya juga punya aktifitas ngabuburit. Dimana saja?


1. Mekkah

Mekkah ternyata juga memiliki aktivitas ngabuburit. Pemerintah menggunakan meriam kecil menandakan waktu berbuka telah tiba. Tradisi ini telah berlangsung selama kurang lebih 50 tahun terakhir.

2. Mesir

Selama bulan puasa, warga kota akan bekerja sama memasang berbagai lentera di berbagai sudut kota. Kegiatan memasang lentera ini pun dilakukan pada waktu sore menjelang malam. Lentera ini memiliki warna-warni pelangi karena tutup kaca yang digunakan adalah sejenis kaca patri.

3. Albania

Selama bulan Ramadhan, para warga gipsy Albania berbondong turun ke jalan memainkan alat musik Lodra. Bertujuan untuk memberitahu warga bahwa waktu berbuka atau sahur akan segera tiba. Mereka percaya bahwa tabuhan genderang lebih ampuh dibanding menggunakan speaker.

Negara mana lagi ya yang punya tradisi ngabuburit? Mungkin masih banyak. Tapi ingat, karena harus "Jaga Jarak" di situasi pandemi ini, ngabuburitnya harus di rumah saja. Semoga pandemi ini segera berakhir, jadi kita bisa beraktivitas seperti biasa.